Aurora mengembangkan brand imagenya di Indonesia melalui acara pertemuan dengan komunitas, sukarelawan, dan pengembang kripto di Bali, Surabaya, Semarang, dan Jakarta. Menurut rilis berita Aurora yang diterima CoinDaily, empat pertemuan itu dalam rangka pengembangan pasar Aurora di Asia Tenggara.

Awal bulan ini CoinDaily melansir berita bahwa kripto Aurorachain (AOA) telah terdaftar di bursa Indodax, kemudian Co-founder dan VP Aurorachain, Bo Zhang, menjadi pembicara seminar Block Community di pameran Indocomtech pada 3 November 2018.

Acara pertama pertemuan komunitas Aurorachain bulan ini diadakan di Bali pada 18 November 2018. Pertemuan berikutnya diadakan di Surabaya, Semarang, dan terakhir kembali di Jakarta.

Dalam pertemuan di Jakarta, Bo Zhang memberikan seminar berjudul “Inovasi Teknologi dan Strategi Global Aurorachain.” Selain menjelaskan strategi global Aurorachain, Zhang juga mengungkapkan strategi pemasaran lintas negara, fitur teknologi, dan konstruksi komunitas Aurorachain.

CEO HARA, Regi Wahyu, dihadirkan sebagai pembicara tamu di Jakarta. HARA adalah proyek unggulan Indonesia yang bekerja di bidang Big Data pertanian.

Sejak pertengahan Oktober 2018, setelah Aurorachain terdaftar di bursa Indodax, Aurorachain terlihat bekerja cepat membangun pasarnya di Indonesia. Jumlah anggota grup Telegram Aurorachain Indonesia saat ini sekitar 29.092. Selain di Indonesia, Aurorachain akan mengembangkan pasar di beberapa negara di Asia Tenggara, antara lain Filipina, Vietnam, Laos, dan Thailand.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here