Hashgraph sama seperti blockchain, yaitu sebuah inovasi teknologi. Persamaannya adalah sama-sama menganut paham desentralisasi. Namun, perbedaannya terletaknya di Algoritma yang digunakan dan perbedaan tersebut cukup signifikan. Coindaily akan mencoba menjelaskan perbedaan algoritma tersebut dibawah ini.

POW Algorithm

Algoritma Proof of Work (PoW) ini adalah ukuran ekonomis untuk mencegah penolakan serangan layanan dan penyalahgunaan layanan seperti spam di jaringan. Algoritma Proof of Work ini yang melakukan pemecahan teka-teki komputasi intensif untuk memvalidasi transaksi dan membuat blok baru. Namun, algoritma POW atau Proof of Work ini memiliki kelemahan, yaitu performance mining miners yang memakan biaya listrik dan perlu waktu untuk menunggu waktu propagasi dari blockchain. Bahkan biaya listrik yang harus dikeluarkan miners seluruh dunia hampir sama dengan harga satu negara New Zealand. Tidak hanya itu, Algoritma Proof of Work (PoW) ini memiliki sifat transaksi yang dijalankan secara satu arah (synchronous). Algoritma ini masih banyak digunakan, sebut saja Ethereum. Namun Vitalik Buterin ( boss eth ) menyatakan niatnya untuk hijrah ke POW. Roadmap dan plan migrasinya sudah mulai dilakukan sejak algoritma Casper di perkenalkan.

POS Algorithm

Algoritma Proof of Stake (PoS) adalah jenis algoritma yang digunakan oleh jaringan blockchain cryptocurrency untuk mencapai konsensus terdistribusi. Berbeda dengan algoritma cryptocurrency Proof of Work yang menggunakan penambangan (mining), algoritma Proof of Stake (PoS) ini lebih efisien, karena mengunakan biaya listrik dari semua miner. Selain itu, dengan algoritma Proof of Stake ini, pemilik coin memiliki wewenang untuk menyimpan coin tersebut sendiri dan semakin banyak coin yang dimiliki, maka semakin besar juga reward-nya. Hal ini dikarenakan sifat daripada Algoritma Proof of Stake (PoS) ini membuat coin tersebut ditahan oleh sistem. Untuk mendapatkan coin pun, Anda tidak harus melakukan mining, cukup mengunakan graphic card saja, maka Anda sudah mengunci coin tersebut. Jadi, Anda tidak perlu melakukan investasi untuk membeli komputer, tetapi cukup memiliki coin dengan cara menyimpannya saja. Sebut saja contoh masternode di coin Dash. Cukup dengan menjadi MasterNode yang mengharuskan anda menyimpan jumlah coin yang cukup banyak, anda mendapatkan bagian hasil dari transaksi tanpa perlu melakukan mining. Akan tetapi Dash bisa dibilang hybrid Pow dan Pos (karena masih mengunakan algoritma Cryptonight)

Voting Algorithm

Algoritma Voting ini adalah fokus dari Hasgraph dimana disetiap node dari jaringan mereka memiliki kode yang berbeda dan setiap kode dapat berbicara serta membuat keputusan untuk melakukan sebuah transaksi, sehingga algoritma ini sangat terdesentralisasi. Berbeda dengan Algoritma Proof of Work (POW), transaksi dengan Algoritma Voting ini dilakukan secara disyncronise / banyak arah, yang juga sangat berbeda dengan algoritma POW yang mengunakan satu arah ( synchronize ). Algoritma Voting ini juga memiliki kelemahan, yaitu memakan bandwidth yang sangat amat besar ( karena setiap node nya berbicara satu sama lain). Algoritma Voting ini bagus secara teori karena cepat, aman, dan hampir mustahil secara praktik. Tetapi Hashgraph melihat potensial ini, maka mereka ingin membuat data structure Voting tanpa kerugian bandwidth yang besar.

Bagaimana cara hashgraph melakukannya? Jawabannya adalah menggunakan Gossip Protokol dengan protokol ini, setiap node dalam jaringan hashgraph mengambil kode dan menyebarkannya secara random di jaringan. Pada akhirnya karena semuanya beregerak secara random kode tersebut akan tersebar di semua node di seluruh network. Kode tersebut nantinya akan mencatat kode siapa yang menyebarkannya, kapan, dan apa isi dari pesannya. Gossip Protocol ini memastikan sesuatu yang fair dan sesuai order. Hal ini dilakukan oleh Hashgraph karena mereka merasa Algoritma Voting sistem POW dan POS tidak adil, karena miners dapat mengubah order dari transaksi tersebut.

Gossip Protokol tersebut mengklaim bahwa mereka mempunyai kekuatan sebesar 250.000 transaksi per detik, sehingga sangat cepat. Tidak hanya itu, teknologi ini juga bahkan sudah dipatenkan berdasarkan request SDK dari perusahaan pemilik paten tersebut. Meskipun demikian, kemungkinan besar Gossip Protocol ini akan dibuat lebih tertutup, tidak seperti blockchain dan bitcoin, dan aplikasinya tidak terbuka. Hashgraph hanya akan bergantung kepada industri dan korperasi besar.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here