Dilansir dari Beincrypto, Irlandia kemungkinan akan segera menjadi satu-satunya negara berbahasa Inggris di Uni Eropa, dan negara terdekat dengan Amerika Serikat, karena keluarnya Inggris dari Uni Eropa atau Brexit (Britain Exit). Itu akan membuat Irlandia menjadi tujuan pilihan bagi perusahaan fintech di Eropa.

Bencana Brexit yang akan datang telah menjadi berita. Brexit seringkali diutarakan dalam istilah apokaliptik, masa depan Brexit masih tetap tidak pasti. Brexit akan meninggalkan Irlandia sebagai satu-satunya negara berbahasa Inggris asli di Eropa – yang akan memiliki konsekuensi besar untuk bisnis di seluruh benua.

Konsekuensi Brexit bertambah dengan kebijakan ramah bisnis negara Irlandia, yang secara tak terduga dapat menjadikan negara teratas untuk fintech di Eropa. Dengan teknologi blockchain menjadi semakin dan semakin berpengaruh di antara perusahaan-perusahaan fintech, akibatnya bisa memposisikan Irlandia sebagai pemimpin dalam industri blockchain.

Gagasan bahwa Irlandia bisa segera menjadi pemimpin dalam inovasi blockchain bukanlah gagasan yang dibuat-buat. Bahkan, banyak orang di lapangan saat ini sudah melakukan langkah-langkah yang tepat untuk mewujudkan hal ini.

Baru-baru ini, Blockchain Ireland mengumumkan bahwa mereka secara resmi akan mengadakan Blockchain Ireland Week di Dublin, Cork, Sligo, dan Galway dari tanggal 24-31 Mei 2019, dan siapa pun di Irlandia dapat terlibat. Acara ini berencana untuk mempertemukan perwakilan tingkat perusahaan, pengembang, desainer, startup, dan pemikir berpengaruh lainnya untuk mendorong kesadaran teknologi blockchain di Irlandia.

Menurut para pemimpin acara, momentum terus berkembang. Direktur Pelaksana ConsenSys Ireland Lory Kehoe mengatakan bahwa Irlandia sedang “pada titik balik.”

Mengingat Irlandia sudah memiliki kebijakan yang ramah bisnis, bukan gagasan yang tidak dapat dipercaya jika Irlandia dapat menjadi tujuan utama bagi perusahaan fintech. Dengan upaya Blockchain Ireland, ConsenSys Ireland, dan lainnya, smart economy di Uni Eropa dapat membentuk jejak kaki yang paling terlihat di Irlandia di tahun-tahun mendatang. Jika dikaitkan dengan Brexit, tampaknya masuk akal untuk berpikir bahwa investor dan perusahaan fintech akan lebih memilih stabilitas sosial-politik Irlandia daripada ketidakpastian Inggris saat ini.

Sumber: beincrypto.com

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here