Dilansir dari CCN, perusahaan raksasa akuntansi EY (Ernst & Young) telah mengakuisisi aset teknologi terkait kripto yang dikembangkan Elevated Consciousness — perusahaan yang berbasis di San Francisco, California — dalam rangka memperluas layanan dan kapabilitas blockchain-nya di seluruh dunia.

Akuisisi ini mencakup teknologi CAAT (Crypto-Asset Accounting and Tax), yaitu tool (aplikasi alat bantu) untuk menghubungkan beragam dompet digital dan bursa mata uang kripto sehingga meningkatkan visibilitas transaksi dan inventori.

Menurut wakil kepala layanan pajak EY, CAAT akan memposisikan perusahaan audit itu sebagai pemimpin penyedia layanan berbagai organisasi yang mengadopsi aset kripto. Kepala Blockchain Pajak di Ernst & Young LLP, Michael Meisler, menyatakan bahwa teknologi seperti CAAT akan menjadikan perusahaan anggota EY dan kliennya lebih baik dalam menilai risiko yang berterkaitan dengan pelaporan penghasilan kena pajak untuk aset-aset kripto.

Pengembangan tool CAAT dilakukan antara lain oleh entrepreneur Silikon Valley, VJ Anma, yang sebelumnya bekerja sebagai manajer pendanaan cryptocurrency. EY ingin mengintegrasikan tool CAAT dengan teknologi audit blockchain yang dimilikinya.

Kami berencana mengintegrasikan tool CAAT ke dalam portofolio Blockchain Analyzer kami untuk mengembangkan salah satu layanan teknologi dan proses industri dalam bidang pajak dan asuransi,” ungkap kepala inovasi global EY untuk Blockchain, Paul Brody, dalam referensi untuk rangkaian teknologi yang diluncurkan Ernst & Young pada April 2017.

Teknologi Blockchain Analyzer menargetkan bisnis yang menggunakan cryptocurrency yang memberikan tim audit dari Ernst & Young kapasitas untuk mengumpulkan seluruh data transaksi suatu organisasi dari beberapa blockchain ledger. Beberapa cryptocurrency yang dikembangkan oleh Blockchain Analyzer untuk diuji termasuk Bitcoin, Ethereum dan Litecoin.

Ernst & Young memiliki catatan bagus sebagai perintis di sektor blockchain. Misalnya pada September 2017 CCN melaporkan bahwa EY menggandeng perusahaan pelayaran terbesar di dunia, Maersk, dan pembuat perangkat lunak terbesar di dunia, Microsoft, dalam meluncurkan platform blockchain asuransi laut pertama. Solusi blockchain dikembangkan dengan tujuan meningkatkan efisiensi di sektor asuransi laut yang telah berusia empat abad.

Selain itu, EY unit Swiss menjadi perusahaan akuntansi “empat besar” yang pertama menerima bitcoin sebagai alat pembayaran untuk layanan konsultansi pada akhir 2016. Pada saat itu EY juga memasang sistem bitcoin di kantornya untuk digunakan oleh karyawan maupun publik.

Sumber: ccn.com 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here