Dilansir dari CoinDesk, Mastercard akan menunjukkan solusi pelacakan produk berbasis blockchain baru pada showcase perancang busana wanita yang akan datang. Raksasa pembayaran tersebut mengumumkan pada hari Jumat bahwa solusi itu akan mendukung kolaborasi edisi terbatas yang menyoroti desainer dan artis perempuan dalam kemitraan dengan Fred Segal Sunset dan MADE.

Produk pertama dari inisiatif ini akan menampilkan platform pelacakan blockchain Mastercard yang disebut Provenance, yang menawarkan wawasan pelanggan tentang rute yang diambil oleh produk dalam perjalanannya ke rak toko. Sherri Haymond, Wakil Presiden Eksekutif Kemitraan Digital Mastercard, mengatakan, “Dengan memanfaatkan solusi teknologi inovatif, kami dapat menceritakan kisah produk yang dibeli konsumen.”

Walaupun kedengarannya bagus, produk ini bertujuan lebih umum untuk melawan sisi gelap dari industri fashion, yaitu pemalsuan. Perusahaan kartu pembayaran ini mengutip Global Brand Counterfeiting Report 2018 yang memperkirakan kerugian perdagangan online global karena barang palsu mencapai nilai US$323 miliar pada tahun 2017 saja. Dari jumlah itu, merek-merek mewah mencapai US$30,3 miliar.

Mastercard menyatakan pihaknya berencana menggunakan solusi Provenance dengan mitra lain (tanpa disebutkan namanya) untuk memberikan catatan penelusuran yang jelas. Sistem itu dirancang untuk berkontribusi pada keyakinan dan kepercayaan konsumen dengan menciptakan kesadaran akan keaslian produk.

Inisiatif blockchain dan mata uang kripto lainnya juga mungkin sedang dalam perjalanan. Mastercard telah beriklan kepada para ahli blockchain untuk sementara waktu. Baru-baru ini Mastercard mencari beberapa eksekutif untuk memandu apa yang mungkin menjadi proyek kripto dan wallet mereka.

Sumber: CoinDesk

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here