Mengenal CashCow Coin, Sebuah Platform Investasi Pertanian Berbasis Blockchain Untuk Membantu Petani Indonesia

Pengusaha Bitcoin Hong Kong, James Bang, berusaha membantu peningkatan keuntungan bagi para petani Indonesia dari penjualan ternak mereka dari 20 persen menjadi 33 persen dari harga jual dengan menciptakan crytocurrency bernama CashCow Coin yang berbasis blockchain Ethereum.

“Petani-petani Indonesia menjual ternak mereka hingga $15.600, tetapi kebanyakan hanya menerima sebagian dari harga penuh yang diterima, sementara para pemodal yang membayar untuk hewan, tetapi tidak merawatnya mendapat 80%. Ini tentunya menciptakan masalah,” kata James Bang, saat ditemui dalam acara BlockJakarta, Indonesia’s Blockchain Capability Conference pada tanggal 9 Mei 2018 di Ritz Carlton Pacific Place, Jakarta.

Selain melihat masalah yang ada pada petani Indonesia, Bang juga melihat beberapa peluang yang menjadikannya semakin yakin untuk memberikan solusi terbaik bagi petani di Indonesia, yaitu

• Presiden Indonesia, Joko Widodo menargetkan industri peternakan mandiri pada tahun 2025.
• Subsidi pemerintah melalui Kementerian Pertanian Indonesia untuk bahan pokok seperti pupuk & pakan ternak.
• Kecintaan orang Indonesia terhadap daging sapi, namun persediaan terbatas.

Melihat peluang-peluang di atas, maka Bang pun memutuskan untuk mencari solusi untuk membantu para petani Indonesia. Dengan menggunakan pengetahuannya tentang token virtual cryptocurrency, Bang berusaha untuk menemukan cara bagi para petani agar dapat menyimpan lebih banyak uang dari penjualan sapi mereka. “Saya berpikir tentang bagaimana kita bisa menerapkan teknologi ini pada industri pertanian. Harus ada cara agar para petani ini dapat memaksimalkan lahan pertanian tambahan mereka,” kata Bang.

Sesuai dengan keinginannya tersebut, maka Bang pun membentuk sebuah cryptocurrency bernama “CashCow Coin” yang dijalankan menggunakan Initial Coin Offering (ICO) untuk mengatur cryptocurrency ini agar dapat membantu para petani Indonesia.

CashCow Coin ini adalah platform investasi sosial blockchain khusus untuk bidang pertanian. CashCow Coin merupakan investasi ternak langsung yang memungkinkan pemegang token menginvestasikan koin mereka pada platform untuk membeli sapi. Mitra pertanian yang disediakan dalam CashCow Coin akan membantu petani merawat sapi-sapi tersebut sampai siap untuk dijual di pasar.

Sedangkan, untuk keuntungan dari menjual sapi tersebut akan dibagi antara petani, Investor ICO dan Pemegang Token CashCow Coin. Bahkan Bang berencana untuk membagikan keuntungannya sebesar 33 persen kepada petani dan 33 persen kepada investor, sementara sisanya untuk membeli lebih banyak sapi ternak dan membangun kandang bagi mereka.

Dengan solusi ini, Bang berharap dapat menaikkan setidaknya US $ 15 juta melalui cryptocurrency yang akan ia luncurkan pada Oktober tahun ini.
Sebagai penutup, berikut ini adalah beberapa tanggal-tanggal penting yang perlu Anda perhatikan.

• Pre-sale sampai peluncuran pada bulan Juni 2018
• CashCow Coin diluncurkan pada bursa utama pada September 2018
• Platform investasi diluncurkan secara eksklusif di Indonesia pada bulan Oktober 2018

Mau ikutan invest disini?

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here