Bithumb, exchange asal Korea Selatan, sempat diobrak-abrik oleh otoritas pajak negara itu bulan lalu. Sekarang Bithumb sudah dinyatakan tidak bersalah atas penggelapan pajak, tetapi Bithumb dihadapkan dengan tagihan pajak yang cukup besar.

Otoritas pajak Korea Selatan memulai investigasinya Januari 2018, namun sekarang Bithumb dinyatakan telah bebas dari segala kesalahan. Exchange terbesar dari Korea Selatan tersebut hanya dikenakan tagihan pajak sebesar 28 juta dolar US atau sekitar 370 miliar rupiah.

Otoritas pajak Korea Selatan menyatakan, “Kami telah melakukan investigasi di Bithumb terhitung dari tahun 2014 hingga 2017. Kami tahu bahwa Bithumb akan membayar denda tersebut tanpa perlu mengajukan keberatan. Tidak ada kasus penggelapan pajak, jadi tuntutan atas penggelapan pajak sudah tidak dilakukan.”

Exchange tersebut akan menerima surat resmi terkait dengan urusan pajaknya. Pemerintah Korea Selatan telah sangat serius untuk persoalan crypto exchange di negaranya, yang diikuti larangan ICO (Initial Coin Offering) pada September 2018 lalu.

Negara tersebut melarang perdagangan secara anonimus dan memeriksa beberapa exchange terkait penipuan dan kecurangan. Berita terakhir dikutip dari Coindesk, pihak kepolisian akan menangkap petinggi Coinone Exchange atas dasar perjudian tidak legal.

Sumber: Coindesk

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here