Bursa mata uang kripto CoinBene merespon komentar-komentar terkait isu bahwa bursa tersebut diretas, melalui akun twitter-nya pada 27 Maret 2019. Sebelumnya beredar isu bahwa CoinBene melakukan pembaruan terhadap platform wallet mata uang kripto untuk mentupi peretasan yang terjadi.

Pada 26 Maret lalu, salah satu akun twitter bernama Cypto James menanyakan ke CoinBene terkait perbaikan yang terjadi, apakah bursa diretas, karena deposit tertunda selama satu jam. CoinBene merespon dengan menyebutkan bahwa selama perbaikan akan berdampak ke beberapa operasi seperti deposit dan penarikan.

CoinBene merupakan bursa mata uang kripto lima terbesar menurut CoinMarketCap.com pada saat berita ini ditulis. CoinBene membantah diretas, karena pembaruan yang dilakukannya adalah untuk meningkatkan tingkat keamanan wallet miliknya. CoinBene menambahkan di dalam tweet-nya bahwa aset pengguna di platform CoinBene 100% aman. Mereka juga menjanjikan bahwa jika aset pengguna hilang maka akan dikompensasi 100%. Hal ini menunjukkan bahwa CoinBene berhasil menentang isu-isu yang beredar.

Dalam tweet terbaru pada 29 Maret, CoinBene menyatakan bahwa mereka secara bertahap akan menyelesaikan peningkatan dan pemeliharaan wallet di berbagai token dalam waktu dekat. Saat ini, BTC, USDT, ETH, LTC, dan MXM tersedia di bursa CoinBene. CoinBene menambahkan bahwa mereka akan secara berkala mengumumkan peningkatan dan pemeliharaan sistem mereka.

Sumber: Twitter.com/CoinBene

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here