Dilansir dari Bitcoin.com, platform bursa baru untuk perdagangan kripto — yang bertujuan terdaftar sebagai startup fintech yang sesuai syariah Islam — telah mengajukan izin menjadi bursa digital di Malta, pulau ramah kripto yang merupakan negara anggota Uni Eropa.

Perusahaan bursa bernama Huulk itu juga berencana membangun kemitraan dengan beberapa bursa Eropa, seperti dilaporkan Reuters yang mengutip pernyataan CEO Huulk, Ibrahim Mohammed.

“Langkah ini akan memungkinkan Huulk, yang merupakan bagian dari Grup Onegram, untuk menjadi tuan rumah perdagangan aset digital, saham, dan komoditas. Bianchi Holdings Ltd. yang berbasis di Malta diharapkan menjadi mitra ekuitas dalam bisnis ini,” kata Mohammed.

Bursa ini bermaksud me-listing sekitar 20 perusahaan fintech syariah, yang beberapa di antaranya beroperasi di negara mayoritas muslim seperti Turki dan Malaysia. Onegram — yang telah menjual sekitar US$ 400 juta senilai token digital yang didukung emas — juga berencana mendaftarkan cryptocurrency-nya yang sesuai syariah pada bursa Huulk.

Sumber: bitcoin.com

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here