Bursa aset digital kelas dunia, ABCC, memulai proyek penawaran bursa perdana atau IEO (Initial Exchange Offering) untuk Connectome (CNTM). Tulisan ini merupakan kelanjutan dari tulisan tentang Connectome sebelumnya di CoinDaily.

ABCC sedang membangun platform Connectome untuk mengembangkan asisten manusia virtual atau VHA (Virtual Human Agent) untuk bisnis, yang memiliki penampilan, kepribadian, dan kecerdasan emosional manusia. HVA Connectome akan mampu berinteraksi secara pribadi dan melayani pelanggannya dengan jaminan transparansi dan keamanan teknologi blockchain.

Ada dua masalah utama yang harus dipecahkan untuk mengeluarkan potensi manusia dalam berinteraksi langsung dan mengonsumsi layanan berbasis AI (Artificial Intelligence), yaitu (A) antarmuka pengguna yang menarik bagi orang untuk berinteraksi, seperti percakapan dengan orang yang sangat memberikan perhatian; dan (B) kekhawatiran atas perlindungan data pribadi dan masalah kotak hitam AI.

Siapa pun yang telah menggunakan Amazon Alexa, Apple Siri, atau Google Assistant akan setuju bahwa poin (A) masih merupakan masalah. Siapa pun yang membaca berita akan tahu bahwa poin (B) adalah masalah serius. CNT telah mengembangkan arsitektur unik untuk menyelesaikan keduanya.

Dengan memanfaatkan kemajuan dunia dalam AI, bahasa alami (natural language), dan pengenalan gambar (image recognition), komponen VHA utama dari CNT dikembangkan oleh para pakar industri terkemuka untuk beberapa keunggulan berikut ini:

1. Penampilan mirip manusia dengan wajah, tubuh, dan kepribadian.

2. Komunikasi berdasarkan kesadaran total yang mencakup penglihatan, suara, dan bahasa tubuh serta emosi.

3. Perlindungan privasi dan keamanan yang transparan dan dapat dijelaskan berdasarkan blockchain.

Pasar AI memiliki nilai potensial US$ 1.8 miliyar pada tahun 2021. Ada tanda meningkatnya permintaan pada asisten AI yang mirip manusia dengan persaingan yang mulai muncul di dunia. Sementara sebagian besar dari mereka berfokus pada mereplikasi penampilan seperti manusia, pendekatan ABCC memperluasnya lebih jauh dari itu dengan mengekspresikan karakteristik batin seperti kepribadian dan emosi.

Selain VHA, SDK (Software Development Kit) dari ABCC akan memungkinkan pembuat konten mengembangkan VHA mereka sendiri dan juga mengembangkan pasar untuk memperdagangkan VHA tersebut. Pendekatan semacam itu terbukti berhasil oleh iPhone dan Android yang membangun pangsa dominan di pasar dengan SDK mereka dan mekanisme untuk menghasilkan aplikasi pihak ketiga yang tak terhitung jumlahnya.

Model bisnis ABCC ini didasarkan pada biaya dari pasar. Pengembang dapat secara bebas menjual VHA mereka, dan dengan mengamankan kepemilikan digital menggunakan blockchain mereka juga dapat memperoleh dana dari perdagangan sekunder.

Untuk fase pertama, penyebaran VHA yang dikembangkan ABCC sedang berlangsung ke perusahaan-perusahaan besar. Secara paralel, SDK ABCC akan dirilis untuk memperluas basis pengembang. Pada fase kedua, ABCC akan merilis ke pasar untuk menjadikan VHA tersedia secara luas.

Berikut ini informasi umum token Connectome CNTM dari ABCC:

  • Mulai tersedia di bursa: 6 Mei 2019 pukul 15:00 (UTC+8).
  • Nama token: Connectome (CNTM).
  • Total pasokan: 1 miliar CNTM.
  • Total token yang dijual: 33.333.334 CNTM (3,33% dari total pasokan).
  • Rasio bursa: Akan diumumkan pada 5 Mei 2019.
  • Mode pembelian: Hanya USDT, first come firts serve.
  • Maksimum buy-in: Tidak Terbatas.
  • Pembelian minimum: 60 USDT.
  • Unit pembelian: 60 USDT sebagai 1 unit (Setelah dikurangi biaya penarikan).
  • Periode penjualan token: 6 Mei 2019 pukul 15:00 (UTC+8) hingga 11 Mei 2019 pukul 15:00 (UTC+8).

Untuk IEO ini, pengguna yang membeli 16.666.666 CNTM pertama akan menerima bonus 20% tambahan, dan pengguna yang membeli 8.333.334 CNTM berikutnya akan menerima bonus 10% tambahan.

Sumber: ABCC

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here