Dilansir dari CoinCentral, Ethereum Classic (ETC) menjadi berita utama baru-baru ini setelah menderita serangan 51 persen (51% attack) pada jaringan blockchain-nya. Tim pengembang kripto itu dengan cepat meyakinkan penggunanya melalui media sosial. Namun, beberapa bursa seperti Gate.io mengonfirmasi bahwa mereka telah kehilangan dana karena peretasan itu.

Para ahli dari Coinbase juga menyusun laporan yang mengonfirmasi adanya serangan itu. Laporan Coinbase mengungkapkan bahwa pengeluaran ganda (double spending) dan reorganisasi blockchain telah menyebabkan kehilangan dana setidaknya US$ 1,1 juta.

Tim pengembang ETC mengumumkan pada 3 Desember 2018 bahwa upaya pendanaan tidak berhasil dan tidak dapat mendanai kegiatannya. Hal itu dikaitkan dengan perjuangan pendanaan untuk krisis keuangan di perusahaan dan kejatuhan pasar pada 2018.

Tim pengembangan ETC bukan satu-satunya tim yang merasa sangat sulit untuk beroperasi dalam kondisi saat ini. Dengan Bitcoin turun lebih dari 80 persen dari level tertinggi 2017, pendanaan menjadi tantangan besar.

Pada 2017, pasar kripto masih dalam kondisi terbaiknya. ICO (Initial Coin Offering) dapat meraup miliaran dolar AS, investor membeli kripto tanpa mempertanyakan nilainya, dan harga kripto meningkat setiap hari. Tidak ada yang salah, kecuali terjadi sesuatu.

Sejak Januari 2018, harga kripto terus menurun. Memang ada beberapa kripto dalam kondisi tertentu naik harga, namun berumur pendek dan jauh dari tahun sebelumnya.

Kebanyakan startup kripto mengumpulkan uang melalui ICO. Pada saat itu, metode ini menerima pujian karena kemampuannya untuk memotong perantara dan memberikan setiap investor kesempatan berinvestasi dalam startup yang menjanjikan. ICO mengumpulkan dana melalui koin, terutama Bitcoin dan Ethereum. Dengan kedua mata uang kripto itu turun 80 persen, sebagian besar perusahaan baru mulai melihat dana mereka berkurang secara drastis. Ini telah menyebabkan beberapa startup kripto tutup, sementara yang lain harus memecat beberapa karyawannya.

Krisis mempengaruhi setiap startup kripto, dari raksasa hingga perusahaan kecil. Salah satu raksasa startup kripto yang merasakan penurunan adalah Bitmain. Pabrikan chip penambangan yang berbasis di Beijing itu salah satu perusahaan paling menguntungkan di industri kripto pada 2017. Bitmain mengendalikan lebih dari 75 persen pasar perangkat penambang dengan chip ASIC (Application Specific Integrated Circuit). Bitmain juga memiliki dua kolam penambangan Bitcoin terbesar, yakni Antpool dan BTC.com.

Bitmain baru-baru ini menyerah pada penurunan harga dan pengurangan likuiditas, dengan merumahkan sejumlah besar karyawannya. Perusahaan itu memiliki banyak kripto, di antaranya Bitcoin dan fork-nya, Bitcoin Cash. Sementara Bitcoin turun 80 persen, Bitcoin Cash bernasib lebih buruk dengan turun 96 persen.

Pada Desember 2018, Bitmain menutup pusat penelitian dan pengembangannya di Israel. Pusat ini memiliki 23 karyawan, yang semuanya diberhentikan oleh perusahaan tanpa batas waktu. Ada laporan bahwa perusahaan itu akan memberhentikan hampir setengah dari total karyawan saat ini. PHK tersebut disebabkan oleh kurangnya dana karena penurunan harga kripto. Sebagian besar karyawan yang akan diberhentikan berasal dari divisi bisnis non-inti seperti divisi kecerdasan buatan.

ConsenSys juga menjadi korban pasar yang melemah (bear market), dengan merumahkan beberapa karyawannya dalam upaya merestrukturisasi operasi. Perusahaan yang berbasis di New York ini didirikan oleh salah satu pendiri Ethereum, Joseph Lubin. Perusahaan ini menginkubasi beberapa startup Ethereum. Pada Desember 2018, perusahaan ini mengonfirmasi laporan bahwa mereka akan mem-PHK 13 persen tenaga kerjanya. Tiga minggu kemudian, muncul berita bahwa PHK akan mencakup sebanyak 60 persen tenaga kerja.

Sementara perusahaan besar mampu keluar dari pasar yang melemah, perusahaan kecil tidak seberuntung itu. Banyak startup kripto kecil menyerah, dengan merumahkan sebagian besar karyawan mereka atau mematikan perusahaan sepenuhnya. Salah satunya adalah Steemit, aplikasi media sosial terdesentralisasi yang berfokus pada kompensasi yang adil bagi pembuat konten. Steemit merumahkan 70 persen dari tenaga kerjanya pada Desember 2018. Pendiri Steemit, Ned Scott, menjelaskan hal itu melalui posting di blog.

Pertumpahan darah tidak terhindarkan pada bursa kripto. Salah satu korban adalah Shapeshift, bursa kripto yang didirikan dan dipimpin oleh Erik Voorhes. Bursa itu memberhentikan 37 karyawan hanya beberapa hari yang lalu, dengan mengurangi jumlah timnya lebih dari 30 persen. Dalam sebuah posting blog, Voorhes menyebut “musim dingin kripto” sebagai alasan di balik PHK. Dia juga mengucapkan terima kasih kepada karyawan yang telah bersama membangun bursa Shapeshift ke level saat ini.

Ada banyak perusahaan lain yang memberhentikan karyawannya, tetapi sebagian besar di antaranya berada di bawah radar media. Startup kripto itu adalah Kraken, Coinfloor, Huobi, Spankchain, ada ratusan lagi. Menurut laporan oleh Sky News, di Inggris tercatat 340 perusahaan blockchain dan kripto tutup.

Jadi, beginikah ceritanya berakhir? Semoga tidak. Industri kripto telah berkembang pesat dalam satu dekade terakhir dan memengaruhi banyak sektor ekonomi. Kita hanya bisa berharap bahwa perusahaan yang terkena dampak penurunan ini dapat bangkit kembali menuju kejayaannya.

Sumber: coincentral.comĀ 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here