Dilansir dari CoinSpeaker, terkait dengan berita JPMorgan meluncurkan JPM Coin, investor bereaksi positif terhadap berita ini karena saham JP Morgan melonjak hampir 0,5%. Pada saat berita ini dilansir CoinSpeaker, saham JP Morgan diperdagangkan pada harga US$ 103,09.

Kepala Proyek Blockchain JP Morgan Umar Farooq mengatakan bahwa JP Morgan memiliki portofolio perbankan dan klien korporat yang besar di seluruh dunia. Melalui peluncuran JPM Coin, JP Morgan ingin memperoleh keuntungan pada langkah pertama memasukkan blockchain di ruang perbankan. Adopsi JPM Coin berpeluang lebih cepat karena 80 persen organisasi Fortune 500 menjadi klien JP Morgan.

Mengingat berita sebelumnya bahwa Chairman JP Morgan, Jamie Dimon, pernah memperdebatkan Bitcoin dalam komunitas kripto. Sekarang, bank yang sama sedang menguji potensi token digital. Namun, pasti akan ada perbedaan dalam modus operandi JPM Coin, Bitcoin, dan mata uang kripto terdesentralisasi lainnya.

Secara umum, mata uang kripto desentralisasi tanpa kendali dari badan pengatur regulasi pemerintah. Di sisi lain, JPM Coin pasti akan menjalani pemeriksaan peraturan sebelum digunakan oleh klien institusi. JPM Coin juga akan berfungsi sangat mirip dengan stablecoin dengan nilainya yang dapat ditebus dengan uang dolar Amerika Serikat. Oleh karena itu, hal ini tidak akan menjadi permasalahan terkait harga yang didorong oleh permintaan dan penawaran (demand and supply).

Coinspeaker mengharapkan kejelasan lebih lanjut terkait hal ini dari raksasa Wall Street tersebut. Akan tetapi, sekarang sudah jelas bahwa lembaga perbankan tidak lagi menolak konsep token digital.

Sumber: Coinspeaker.com

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here