Dilansir dari Ambcrypto, pasar mata uang kripto kolektif memutar balik ke atas dan jatuh di bawah US$ 130 miliar setelah mengalami bulls singkat. Pada saat berita ini ditulis, Bitcoin Cash (BCH) diperdagangkan dengan warna merah, yang mengikuti tren pasar melemah, dengan harga jauh di bawah US$ 130.

Bitcoin Cash (BCH) turun terhadap dolar AS sebesar 4,35 persen dan merupakan terendah kedua di pasar, di belakang XRP. Koin hasil hardfork Bitcoin itu diperdagangkan pada US$ 131,64 dengan kapitalisasi pasar US$ 2,32 miliar.

Dalam hal dominasi bursa, LBank menunjukkan volume perdagangan BCH tertinggi melalui pasangan perdagangan BCH/BTC, yaitu US$ 28,71 juta atau 9,17 persen dari total volume perdagangan. Di tempat kedua diambil oleh P2PB2B melalui pasangan perdagangan BCH/BTC dan BCH/USD, masing-masing menyumbang 8,91 persen dan 5,57 persen dari volume perdagangan BCH.

Grafik satu jam untuk BCH menunjukkan tren turun besar-besaran dari US$ 154,43 menjadi US$ 130,64. Hal tersebut dikarenakan penurunan pasar akhir pekan lalu. Grafik satu hari Bitcoin Cash menunjukkan penurunan signifikan di bursa. Setelah hardfork, koin BCH itu melesat naik dari US$ 87,39 ke US$ 197,76, dan tren naik baru-baru ini pada pertengahan Februari mendorong harganya naik dari US$ 121,64 menjadi US$ 142,52.

Bitcoin Cash berusaha untuk naik ke level harga yang ditunjukkannya seminggu yang lalu, sebelum serangan bearish. Koin itu berhasil naik di atas angka US$ 135, namun turun beberapa hari kemudian. Dalam jangka pendek, bears tampak mendominasi, yang mengarah ke penurunan harga yang stabil. Di sisi lain, perkiraan jangka panjang juga bearish dengan penurunan minat investor.

Sumber: Ambcrypto.com

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here