Selama 24 jam terakhir, pasar kripto mencatat kerugian US$ 18 miliar atau sekitar Rp 260 triliun, karena harga cryptocurrency utama seperti Bitcoin, Ether, EOS, dan Bitcoin Cash turun 4 hingga 13 persen.

Harga Bitcoin (BTC) ditutup dengan penurunan 4 persen. Ether, cryptocurrency asli Ethereum, jatuh 13 persen terhadap dolar AS. Ether menjadi salah satu cryptocurrency terbesar berkinerja terburuk bersama NEO.

Token-token mencatat penurunan paling curam pada 11 Agustus 2018. Sebagian besar token berbasis Ethereum seperti Theta Token, Aion, Pundi X, Aelf, DigixDAO, WanChain, dan VeChain mencatat penurunan sekitar 14 hingga 18 persen.

Selama beberapa minggu terakhir, token-token telah kehilangan lebih dari 50 persen nilainya terhadap Bitcoin, yang juga turun lebih dari 20 persen sejak akhir Juli. Misalnya, EOS, yang dijuluki “Ethereum Killer,” telah turun 50 persen dari valuasi pasarnya dalam 30 hari terakhir, karena ketidakstabilan dan volatilitas di pasar.

Dalam beberapa bulan terakhir, volume BTC dan pasar kripto sisanya telah menurun secara substansial. Pada akhir Juli — ketika BTC memulai gerakan yang menjanjikan menuju nilai ujung yang lebih tinggi dari US$ 8.000 — volumenya mendekati angka US$ 6 miliar.

Pada 11 Agustus, volume BTC tetap di bawah US$ 4,4 miliar, sedangkan volume Tether (USDT), stablecoin yang nilainya dipatok terhadap dolar AS, naik menjadi US$ 2,8 miliar, lebih dari US$ 1,2 miliar lebih tinggi daripada volume Ethereum.

Sejak Juli, pedagang telah menemukan bahwa tren harga token berkapitalisasi kecil umumnya mengikuti tren harga Ripple (XRP) dan EOS. Dalam 24 jam terakhir, Ripple dan EOS telah turun 11 persen dari nilainya terhadap dolar AS.

CCN melaporkan, “Jika pergerakan harga BTC dalam jangka pendek memainkan cara yang sama seperti Februari, April, dan Mei, BTC kemungkinan akan jatuh di bawah $ 6.000 dalam beberapa hari mendatang, kemungkinan mencapai level $ 5.700 hingga $ 5.800, seperti yang disarankan beberapa analis.”

Namun, jika gagal mengamankan momentum kuat di wilayah yang lebih tinggi dari $ 5.000 maka BTC dapat mengalami pengujian ke angka US$ 5.500, yang dapat menyebabkan penurunan lebih lanjut terhadap pasar cryptocurrency.

Sumber: ccn.com

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here