Dilansir dari NewsBTC, setelah menembus di bawah US$10.000 pada 28 Agustus 2019 lalu, Bitcoin menghadapi gelombang tekanan jual yang signifikan sehingga membuat harganya merosot ke arah wilayah US$9.000 dan lebih rendah lagi. Aksi jual ini secara drastis mengubah sentimen pasar secara keseluruhan dan terjadi tak lama setelah BTC melakukan upaya gagal untuk melonjak menuju US$11.000.

Beberapa bull Bitcoin besar masih mengekspresikan keyakinan bahwa Bitcoin masih cenderung meningkat lebih tinggi dalam waktu dekat. Salah satu investor miliuner menjelaskan bahwa investor yang menggunakan pandangan jauh ke depan ketika investasi kripto kemungkinan akan dihargai.

Pada saat berita ditulis di NewsBTC, Bitcoin diperdagangkan turun lebih dari 7% pada harga saat ini US$9.500. Itu menandai retrace yang signifikan dari nilai tertinggi harian hampir US$10.300.

Dilihat dari aksi harga mingguannya, BTC saat ini diperdagangkan turun dari tertinggi di atas US$10.500 yang ditetapkan selama reli besar yang dialami kripto itu pada hari Minggu lalu, setelah sementara turun di bawah US$10.000.

Mike Novogratz, CEO Galaxy Digital Holdings dan miliuner terkemuka, menjelaskan dalam sebuah wawancara baru-baru ini dengan Bloomberg, ia percaya bahwa masuknya investor institusi akan membantu Bitcoin membentuk langkah selanjutnya. Meskipun Bitcoin saat ini menghadapi tekanan ke bawah yang signifikan, investor yang khawatir tentang volatilitas kripto baru-baru ini harus menjaga tren makro dalam pikiran mereka, karena sejarah menunjukkan bahwa BTC dapat segera melonjak melewati level tertinggi yang telah ditetapkan sebelumnya.

Sumber: NewsBTC

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here