Dilansir dari Bitcoinist, pada hari Kamis (05/09/2019) pengguna Twitter, Whale Alert, mengumumkan bahwa 94.504 Bitcoin dipindahkan dari dompet (wallet) yang tidak diketahui ke dompet yang tidak dikenal lainnya. Bitcoin yang ditransfer senilai US$ 1.018.147.922 pada saat itu. Dompet penerima menjadi whale (dompet dengan nominal bitcoin yang besar) secara otomatis.

Secara alami, ada beberapa entitas yang dapat melakukan transaksi semacam itu. Entitats dalam kasus ini dapat berwujud dompet dengan nilai bitcoin yang besar (whale), bursa kripto, atau pemerintah, setidaknya secara teori.

Analis data kripto dan blockchain, TokenAnalyst, mencoba mencari tahu dari mana dana kripto itu berasal. Tampaknya, setidaknya sepertiga dari alamat Bitcoin mengarah ke bursa kripto Huobi Global.

Sejauh ini, Huobi belum memberikan reaksi apa pun di halaman Twitter atau situs webnya. Operator bursa kripto tersebut sibuk meluncurkan ponsel blockchain yang disebut Acute Angle dan token baru yang disebut NODE.

Satu-satunya penjelasan yang masuk akal adalah bahwa Huobi memindahkan dana klien ke dompet digital lain, mungkin dompet dingin (cold wallet). Dengan kata lain, hal itu mungkin masalah teknis yang seharusnya tidak menjadi perhatian kita, meskipun Bitcoin senilai US$1 miliar dalam satu transaksi tetap menjadi hal yang menarik.

Pada hari Rabu, pihak Bitcoinist melaporkan bagaimana 24.000 BTC yang pindah dari OKEx menciptakan kepanikan di antara para pemegang Bitcoin, karena mereka takut akan kemungkinan peretasan. Namun, CEO OKEx, Jay Hao, tidak ragu untuk menjelaskan bahwa itu hanya masalah prosedur pemeliharaan dompet yang terjadwal.

Berbeda dengan langkah US$1 miliar baru-baru ini, transaksi Bitcoin OKEx dilakukan dalam beberapa tahap masing-masing 3.000 BTC.

Aspek lain yang menarik dari transaksi 100.000-an BTC adalah bahwa ia datang dengan biaya 0,065 BTC atau hampir US$680, menurut data blockchain.com. Bayangkan berapa biaya untuk mengirim US$1 miliar dalam bentuk uang kertas? Keuntungan dari blockchain menjadi jelas dalam kasus ini.

Dengan menggunakan saluran pembayaran tradisional, hampir mustahil untuk mengirim US$1 miliar dalam waktu sekitar 30 menit tanpa keterlibatan pemerintah dan tanpa dokumen.

Sumber: Bitcoinist

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here