Pengembang Ethereum sudah mengimplementasikan kode untuk Constantinople, versi upgrade seluruh sistem jaringan berikutnya. Perubahan kode program atau protokol berikutnya yang membutuhkan upgrade (peningkatan) sistem jaringan ini disebut hard fork.

Dilansir dari CoinDesk, Constantinople akan diaktifkan beberapa waktu sebelum konferensi Etthereum Devcon4 pada bulan Oktober 2018. Hal itu diungkapkan para pemangku kepentingan selama pertemuan pengembang inti Ethereum pada Jumat 27 Juli 2018. Mereka mengatakan bahwa nomor blok yang pasti — tempat kode akan ditayangkan — belum dikonfirmasi untuk perubahan yang tidak kompatibel dengan versi sebelumnya.

Roadmap yang longgar untuk upgrade tersebut juga telah diusulkan. Dengan roadmap itu, tahap implementasi berlanjut sampai 13 Agustus 2018. Setelah itu akan ada dua bulan pengujian, termasuk peluncuran jaringan tes khusus Constantinople.

Upgrade ini akan mencakup berbagai optimasi yang bertujuan menjadikan platform Ethereum lebih efisien dan lebih murah dalam hal biaya. Constantinople adalah bagian kedua upgrade setelah kode Byzantium yang diaktifkan pada Oktober 2017 lalu.

Menurut hasil pertemuan, total ada empat Ethereum Improvement Upgrade (EIP) yang saat ini sedang diimplementasikan oleh pengembang. Péter Szilágyi, pengembang utama Geth, klien ethereum paling populer, mengatakan bahwa mereka telah menerapkan sebagian besar perubahan.

Beberapa upgrade yang telah mencapai tahap implementasi adalah EIP 210, yang mengatur ulang bagaimana blok hash disimpan di Ethereum, dan EIP 145, yang meningkatkan kecepatan aritmatika di mesin virtual Ethereum EVM (Ethereum Virtual Machine). Dua upgrade lainnya – EIP 1014 untuk penambahan saluran status Ethereum, dan EIP 1052, op-code baru yang meringkas bagaimana kontrak berinteraksi – juga sedang dikerjakan oleh pengembang.

Sumber: coindesk.com

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here