Dilansir dari Forbes, tidak perlu diragukan lagi bitcoin dan cryptocurrency telah menjadi hal yang menarik bagi jutaan orang. Ketika tokoh-tokoh keuangan terkenal diwawancarai, mereka seringkali ditanya apa yang mereka pikirkan tentang bitcoin. Investasi dalam coin crypto atau token sangat fluktuatif dan sebagian besar pasarnya tidak diatur. Siapapun yang berniat untuk bergabung harus siap kehilangan seluruh investasinya.

Meskipun demikian, bitcoin tetap memiliki pengaruh brand yang besar. Dengan berbagai alasan, dunia terpesona olehnya. Hal tersebut pun dibuktikan melalui grafik Google Trends berikut ini.

Grafik Google Trends menunjukkan popularitas topik pencarian di Google dalam kurun waktu tertentu. Garis hijau adalah pasar saham dan garis kuning adalah nama artis pop besar dunia Taylor Swift. Grafik pencarian bitcoin berwarna biru dalam Google Trends lebih besar dari keduanya. Itu menandakan minat dunia terhadap Bitcoin tinggi. Menariknya, media Google dan minat media secara implisit sangat mempengaruhi harga bitcoin. Jika orang kehilangan minat, maka harga akan jatuh dan para penentang akan senang.

Hal ini tentunya sangat berbeda dengan saham. Dalam saham, minat di pasar saham akan naik ketika harga saham merosot. Sedangkan dalam cryptocurrency yang terjadi adalah kebalikannya. Dapat dikatakan juga bahwa saham didorong oleh rasa takut, sedangkan cryptocurrency didorong oleh harapan yang kuat untuk mendapatkan kekayaan, bahkan dapat disebut keserakahan.

Sumber: forbes.com

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here