Sejak harga Bitcoin turun di bawah US$ 4.000, para ahli di pasar kripto memprediksi masa depan Bitcoin. Cryptocurrency terkemuka di dunia itu menghadapi periode terburuk sejauh ini. Pasar kripto menghadapi banyak fluktuasi akhir-akhir ini.

Dilansir dari Altcoinera, Anthony Pompliano, pendiri Morgan Creek Digital Assets, mengatakan bahwa harga Bitcoin (BTC) akan turun di bawah US$ 3.000. Anthony Pompliano juga percaya, meskipun Bitcoin menguat dengan harga berjalan di atas US$ 4.000, cryptocurrency terkemuka itu masih harus turun di bawah US$ 4.000 dalam beberapa hari mendatang.

Dalam sebuah wawancara dengan CNBC pada 26 Desember 2018, komentator pasar di media sosial itu mengatakan bahwa pasar Bitcoin akan turun hingga di bawah US$ 3.000. Sebelumnya pada bulan November, Pompliano memperkirakan harga Bitcoin akan turun menjadi US$ 3.000, yang sebenarnya akan terjadi di bulan ini.

Harga Bitcoin dan altcoin besar lainnya telah mengalami banyak pasang surut. Harga BTC menyentuh nilai tertinggi US$ 4.300 dan turun di bawah angka US$ 4.000 di minggu yang sama. Pada saat penulisan ini, harga 1 Bitcoin adalah US$ 3.761.

Anthony Pompliano membantah fakta adanya korelasi harga Bitcoin dengan harga saham Facebook, Apple, Amazon, Netflix, dan Google. Dugaan itu muncul karena saham perusahaan-perusahaan raksasa itu juga anjlok tahun ini.

Pekan lalu, Tone Vays, pedagang veteran, mengatakan bahwa rata-rata pergerakan harga Bitcoin selama 50 bulan akan mengarahkan harga ke level US$ 1.300, yang merupakan harga tertinggi Bitcoin di tahun 2013.

Sumber: altcoinera.com

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here