Manajemen Ripple sedang bekerja keras menyebarkan produknya ke seluruh dunia. Dilansir dari CoinGape, produk Rippple seperti XRP, xRapid, RippleNet, dan xCurrent secara bertahap mendapatkan lebih banyak pelanggan, penggunaan di dunia nyata (bukan perdagangan koin atau aset kripto saja, red), dan dukungan dari masyarakat.

Baru-baru ini klien Ripple, Mercury Fx, berbagi di Twitter bagaimana Mercury Fx melakukan salah satu pembayaran terbesarnya di RippleNet dengan menggunakan XRP, sambil menyimpan uang dalam proses tersebut. Ini menunjukkan penggunaan dan efek XRP di dunia nyata.

Ripple sudah bekerja keras dan cepat dalam mendorong untuk menjadikan berbagai produknya bagian dari operasi perbankan dunia nyata. Pada tahun 2018, Ripple mengeklaim sudah memiliki 100 klien. Kemudian baru saja pada Januari 2019 Ripple menyatakan bahwa RipleNet telah melampaui 200 pelanggan di seluruh dunia.

Penambahan terbaru dalam jaringan Ripple ini adalah Euro Exim Bank, SendFriend, JNFX, FTCS, Ahli Bank of Kuwait, Transpaygo, BFC Bahrain, ConnectPay, GMT, WorldCom Finance, Olympia Trust Company, Pontual/USEND, dan Rendimento.

Klien Ripple mendapatkan pujian atas produk-produknya yang berbeda, yang memungkinkan mereka menyelesaikan transaksi dengan cepat dan dengan biaya yang efektif. David Lighton, Pendiri SendFriend yang didirikan di MIT, mengatakan, “Melalui kemitraan kami, kami membawa pelanggan kami solusi pembayaran blockchain generasi terbaru, yang memanfaatkan XRP untuk mengatasi banyak masalah efisiensi dan ekuitas dalam pengiriman uang konvensional selama ini.”

Demam adopsi XRP juga menyebar sebagai platform, antara lain r3, XRP Tip Bot, Arrington Capital, Omni, Nexo, Coil, XRParrot, Travala dan banyak lainnya yang menggunakan aset digital XRP ini dalam proses pembayaran.

Rencana ini agak sederhana, yaitu untuk memberikan solusi pembayaran lintas negara yang lebih baik dalam hal kecepatan, biaya, dan transparansi, yang kurang dimiliki oleh sistem perbankan saat ini.

Baru-baru ini, Direktur Penjualan Ripple, Ross D’Arcy, mengatakan bahwa mereka ingin melakukan pengiriman pembayaran semudah mengirim email.

Dengan 3 klik dalam waktu 30 detik pengguna menerima konfirmasi bahwa penerima manfaat telah dibayar. Jadi semudah kami melakukan obrolan suara atau bertukar email, itulah yang kami inginkan terjadi dalam proses pembayaran dengan Ripple, ungkap D’Arcy.

Lebih lanjut D’Arcy menjelaskan bagaimana teknologi ini menjadi solusi yang lebih baik daripada pengiriman uang dengan Swift. Dia berkata, Institusi bisnis Ripple bisa ditutup besok pagi, namun pelanggan kami masih bisa bertransaksi menggunakan perangkat lunak kami. Hal yang sama tidak akan terjadi pada Swift.”

Menurut tulisan dalam blog komunitas XRP, XRP memiliki sekitar 1,5 juta dompet digital aktif. XRP sebagai cryptocurrency terbesar kedua telah terdaftar di lebih dari 230 bursa, dan komunitas XRP kuat, dengan anggota lebih dari 1 juta orang.

Ben Ritchie dari Digital Capital Management memprediksi harga XRP akan mencapai tinggi US$ 0,75 pada 31 Desember 2019. “XRP memiliki kelompok pengembang terbesar dan paling terkoordinasi untuk semua cryptocurrency di Ripple Labs,” katanya.

Harga XRP saat ini turun sekitar 90 persen dari harga tertinggi sepanjang sejarah XRP. Pada saat penulisan berita di Coingape.com, XRP diperdagangkan pada harga US$ 0,330 dengan kenaikan 0,31 persen dalam 24 jam.

Sumber: coingape.com 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here