Dilansir dari CCN, pada 13 Januari 2019 mulai terjadi aksi jual besar di pasar kripto, karena harga Bitcoin (BTC) turun di bawah US$ 3.500. Kelemahan BTC dalam tren harga jangka pendek menyebabkan pasar menunjukkan volatilitas pada sisi negatifnya.

Lebih dari US$ 5 miliar hilang dari pasar kripto. Harga aset kripto utama berjatuhan, termasuk Ethereum yang mencatat penurunan enam persen.

Secara umum, para analis dan pedagang memperkirakan Bitcoin akan jatuh ke wilayah bawah US$ 3.000-an di waktu mendatang. Sebagaian mereka memprediksi Bitcoin turun hingga 10 persen tetap mungkin terjadi.

Analis teknis cryptocurrency, Cred, menyatakan bahwa dalam jangka pendek BTC dapat menguji level dukungan US$ 3.430 terlebih dahulu. BTC dapat memulai reli korektif atau melanjutkan penurunan tajam ke level rendah US$ 3.000, bergantung pada pergerakan aset itu pada level US$ 3.430. Pedagang cryptocurrency, Hsaka, menguatkan pendapat Cred.

Dalam 12 jam terakhir, volume harian pasar cryptocurrency telah pulih sebesar 23 persen, dari sekitar US$ 13 miliar menjadi US$ 16 miliar. Dalam aktivitas perdangan periode singkat volume Bitcoin meningkat dari US$ 4 miliar menjadi US$ 5,1 miliar. Ini menunjukkan lompatan yang cukup besar. Resistensi Bitcoin di kisaran US$ 3,400 hingga US$ 3,500 dapat mencegah penurunan tiba-tiba, dengan margin besar di hari-hari mendatang.

Ketika volume perdagangan Bitcoin melayang di atas US$ 4 miliar pada Minggu (13/1/2019), para analis memberikan perhatian terkait berkurangnya tekanan jual di pasar. Seringkali, jika harga suatu aset turun secara substansial pada hari itu, volume perdagangan melonjak ketika pesanan jual diajukan di seluruh bursa utama. Namun, pada hari Minggu itu Bitcoin mencatat penurunan tiga persen dengan volume rendah, atau jatuh bebas tanpa tekanan jual tinggi.

Volume pasar cryptocurrency yang terus bertambah dapat meringankan beberapa tekanan yang harus dihadapi aset kripto besar pada hari itu. Mesikpun cryptocurrency tidak akan mengalami pergerakan penurunan besar dalam 24 hingga 48 jam ke depan, pasar masih tetap suram.

Karena Bitcoin gagal menembus US$ 3.600, Hsaka mengatakan bahwa posisi terendah sebelumnya kemungkinan akan diuji ulang di wilayah US$ 3.400.

Sebagian besar kripto yang berkinerja buruk dalam 24 jam terakhir adalah token dan cryptocurrency dengan kapitalisasi pasar rendah. Aset digital kecil diperkirakan berkinerja buruk dalam jangka pendek.

Sumber: ccn.comĀ 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here