Dilansir dari CCN, selama 24 jam terakhir (20/9/2018), harga mata uang kripto utama di pasar global seperti Bitcoin, Ethereum, dan EOS naik 2 hingga 5 persen, dan Ripple (XRP) memimpin pasar dengan kenaikan 10 persen yang solid.

Sejak 18 September, dalam 48 jam, harga XRP — mata uang kripto asli dari jaringan blockchain Ripple — naik lebih dari 36,5 persen.

Beberapa analis teknis dalam komunitas kripto menyatakan optimisme mereka terhadap pembalikan tren yang ditunjukkan oleh XRP dalam 24 jam terakhir.

Tidak seperti reli-reli sebelumnya dari XRP, kenaikan harga Ripple mendadak ini tidak dipicu oleh serangkaian peristiwa tertentu. Sebaliknya, kenaikan ini mirip dengan pemulihan cepat ETH — mata uang kripto asli Ethereum — bahwa ada kemungkinan penurunan tajam harga XRP sepanjang Juli dan Agustus menyebabkan pasar menunjukkan kondisi oversold (penjualan berlebih dengan harga rendah sehingga mendorong pembelian, red).

Sejak akhir Juni, XRP mengalami gerakan intensif pada sisi negatifnya dibandingkan dengan kripto lain seperti Bitcoin. Harga XRP sekitar US$ 0,54 pada 21 Juni dan dalam dua bulan XRP turun 46 persen menjadi US$ 0,29. Sementara itu, selama periode yang sama, harga Bitcoin hanya turun 9 persen dari US$ 6.700 menjadi US$ 6.100.

Dalam tujuh hari terakhir, aktivitas media sosial menunjukkan kata kunci XRP dan Ripple meningkat secara signifikan. Hal itu mungkin disebabkan pengumuman Ripple yang akan meluncurkan produk kripto baru pada bulan Oktober. Meningkatkan aktivitas media sosial di sekitar Ripple kemungkinan menyebabkan peningkatan hype XRP.

Marcus Treacher, kepala global akun strategis di Ripple, baru-baru ini mengungkapkan bahwa RippleNet telah mengalami ekspansi cepat di 40 negara, yang menerapkan sistem pembayaran yang lebih cepat dan transparan secara internasional.

Koridor terbaru RippleNet memiliki potensi pasar gabungan yang totalnya lebih dari US$ 2 miliar dalam arus masuk selama setahun terakhir. InstaReM dan RationalFX membuka koridor baru dari Inggris ke Malaysia, Vietnam, Indonesia, Sri Lanka, dan Bangladesh. Remitr dan FlutterWave mendirikan koridor RippleNet ke Nigeria dari Kanada, koneksi pertama di RippleNet di Afrika. BeeTech dan InstaReM menciptakan koridor dari Brasil ke Spanyol, Italia, Jerman, Prancis, dan Portugal,” kata Treacher.

Kombinasi pertumbuhan RippleNet yang cepat, pengumuman Ripple tentang rilis produk pada bulan Oktober, dan pembalikan tren jangka pendek yang ditunjukkan oleh pasar bursa mata uang kripto telah menyebabkan XRP menguat dengan margin besar dalam waktu singkat.

Sumber: ccn.com

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here