Dikenal sebagai “Next Generation Internet“, revolusi industri global yang didasarkan pada teknologi blockchain melanda berbagai industri. Platform media blockchain profesional Asia Tenggara Beecast bersama grup media teknologi blockchain terkemuka BLOCK GLOBAL, Huobi Indonesia, dan Blockchain No.1 menyelenggarakan “Southeast Asia Blockchain Summit Indonesia 2019.” Acara yang berlangsung di Jakarta pada Sabtu 25 Mei 2019 itu mempertemukan para praktisi blockchain lokal dan global untuk membahas peluang baru dalam industri blockchain.

CoinDaily berhasil mewawancarai beberapa narasumber di acara tersebut untuk mengetahui seperti apa platform dan layanan blockchain mereka. Berikut ini rangkuman wawancara dengan pihak i-Bank dan Glosfer.

I-Bank merupakan platform profesional yang berfokus pada sistem keuangan terdesentralisasi blockchain. Platform ini mengintegrasikan sistem perdagangan aset digital dan produk-produk terkait blockchain, aplikasi mobile, dan aplikasi investasi blockchain, serta membentuk platform komprehensif dengan mata uang digital sebagai intinya.

I-Bank memberikan layanan ekosistem lintas chain yang terdesentralisasi dengan manajemen aset terdesentralisasi, aplikasi terdesentralisasi dApp, dan manajemen kontrak cerdas. “Saat ini, kami mengoperasikan proyek pembiayaan aset digital rantai minyak Timor Lorosae EOC,” ungkap manajemen i-Bank.

Saat ini, i-Bank memiliki puluhan pengguna di beberapa negara di seluruh dunia yang sudah dapat menikmati layanan berkualitas tinggi yang disediakan oleh platform i-Bank. Negara-negara tersebut antara lain Singapura, Thailand, Korea, Cina, Hong Kong, Taiwan, Kamboja, Jepang, Indonesia, Vietnam, dan Amerika Serikat.

Narasumber lain dari Glosfer mengatakan bahwa Glosfer memiliki pemahaman yang mendalam tentang teknologi blockchain dan berhasil memberikan sejumlah layanan blockchain untuk institusi publik di Korea Selatan. “Kami telah menyelesaikan proyek komersialisasi blockchain di beberapa bidang dengan membangun antara lain mata uang kripto lokal, platform musik, dan sistem evaluasi proposal. Berdasarkan pengalaman ini, token Glosfer baru kami akan dibangun untuk melayani kebutuhan pelanggan dengan dukungan pengembangan dan keahlian pemecahan masalah,” ungkapnya. 

Glosfer menyediakan platform blockchain untuk memungkinkan implementasi seluruh proses pengembangan blockchain dari pembangunan infrastruktur melalui lingkungan jaringan blockchain ke distribusi dApp dengan menyediakan platform blockchain terintegrasi. Layanan Glosfer itu memudahkan pengembangan, bahkan jika pengembang yang bertanggung jawab atas aplikasi layanan yang sebenarnya tidak memiliki pengetahuan mendalam tentang pengembangan blockchain.

Wawancara CoinDaily dengan Glosfer

Token Glosfer akan memberikan dukungan dalam pengembangan aplikasi dApp yang paling praktis dan komersial. Jumlah dApps yang tersedia dalam kehidupan sehari-hari dan pasar enterprise tidak mencukupi. Salah satu alasan penting di balik masalah tersebut adalah bahwa tidak ada platform khusus yang ada untuk memudahkan programmer.

Untuk mengatasi masalah tersebut, Glosfer akan merilis GEP (Glosfer Enterprise Platform) yang memungkinkan pengembang mudah mengakses platform blockchain. Platform ini akan menjangkau pasar global dan melayani pelanggan internasional. Dengan menggunakan token Glosfer dalam ekosistem setiap layanan, maka layanan blockchain dari berbagai badan publik dan di sektor swasta dapat mengatasi masalah di atas, antara lain layanan dApp yang sedang dikembangkan di blockchain pribadi dapat menjadi fondasi untuk ekspansi ke jaringan blockchain publik melalui platform Glosfer.

Saat ini Glosfer membutuhkan mitra global untuk memperluas bisnisnya. Glosfer dan mitra internasional-nya menggunakan token Glosfer untuk melayani kebutuhan lokal secara efektif di negara mana pun. GEP tidak memiliki batasan yang umum dikenal sebagai jaringan blockchain publik dan pribadi. Siapa saja dapat mengembangkan dApp menggunakan GEP.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here