Berdasarkan data CoinDance yang dikutip CCN, dua mining pool (kolam penambangan) bitcoin BTC.com dan Antpool telah menambang 25,5 persen dan 16,5 persen dari seluruh blok Bitcoin selama tujuh hari terakhir.

Kedua pool itu dimiliki oleh Bitmain, perusahaan produsen miner (perangkat penambang) ASIC (application-specific integrated circuit) terbesar di dunia. Itu berarti Bitmain memiliki pengaruh setidaknya 42 persen dari seluruh hashrate (satuan tenaga pemrosesan dalam penambangan) bitcoin. Dua pool itu juga mengontrol 21,3 persen hashrate Bitcoin Cash yang menggunakan algoritma sama dengan Bitcoin, SHA-256.

Pada posisi ini Bitmain nyaris mengendalikan 51 persen dari hashrate Bitcoin. Secara teori Bitman mampu melakukan serangan terhadap 51 persen jaringan Bitcoin. Serangan semacam itu baru-baru ini berhasil diterapkan terhadap sejumlah altcoin (koin selain Bitcoin), termasuk Litecoin Cash, Bitcoin Gold, Verge, Litecoin Cash, dan Monacoin.

Penyerangan terhadap Bitcoin hanya menghasilkan insentif keuangan sangat kecil, tetapi beberapa komunitas Bitcoin khawatir Bitmain meluncurkan serangan jahat terhadap jaringan Bitcoin, mengingat dukungan CEO Bitmain Jihan Wu terhadap Bitcoin Cash dan proposal untuk SegWit2x yang kontroversial. Skenario itu sangat tidak mungkin, tetapi pengritik berpendapat bahwa penambangan bitcoin terlalu terpusat itu fakta.

Tidak jelas berapa persentase hashrate milik perangkat yang dioperasikan secara fisik oleh Bitmain, tetapi hal itu agak diperdebatkan, karena operator pool mengontrol template blok untuk seluruh pool. Ini berarti selama perangkatnya diarahkan ke Antpool atau BTC.com, Bitmain dapat menentukan transaksi apa saja yang akan dilakukan oleh pool.

Antpool baru-baru ini mulai promosi penambangan tanpa biaya yang akan berlanjut hingga pertengahan September 2018 untuk menarik lebih banyak lagi penambang ke platform-nya. Meskipun Antpool mendukung berbagai algoritma penambangan cryptocurrency, promosinya secara eksplisit mencantumkan bitcoin sebagai salah satu koin yang akan dibebaskan dari biaya.

Seperti dilaporkan CCN, kekhawatiran atas sentralisasi hashrate mengilhami pengembang Bitcoin Core Matt Corallo mengembangkan BetterHash, rancangan proposal untuk mendesentralisasikan penambangan bitcoin. Corallo menganjurkan untuk mengganti Stratum, protokol penambangan bitcoin saat ini, dengan dua protokol baru yang memungkinkan penambang individu membangun templat blok mereka sendiri atau memilih satu templat pihak ketiga.

Para penambang tidak dipaksa untuk menggunakan templat yang dipilih oleh operator pool tempat mereka mengarahkan hashrate-nya. Selain menyediakan penambang dengan otonomi lebih besar, penerapan protokol baru ini akan mengurangi kemampuan operator pool yang jahat memanfaatkan posisinya untuk menyerang jaringan.

Sumber: ccn.com

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here