Dilansir dari CoinDesk, Chen Min, mantan kepala pembuat chip di pengembang chip penambangan (mining) bitcoin Canaan Creative, meluncurkan perusahaan baru pembuat perangkat penambangan cryptocurrency yang dinamakaan Linzhi. Proyek pertama perusahaan itu menangani algoritma ethhash yang digunakan oleh ethereum dan ethereum classic. Lini baru perangkat penambang (miner) dengan sirkuit terintegrasi untuk aplikasi tertentu atau ASIC (application-specific integrated circuits) akan dirilis tahun depan.

Mmenurut presentasi Chen Min dalam Ethereum Classic Summit yang diadakan minggu ini, penambang ethereum baru Linzhi — yang dijuluki sebagai Project Lavasnow — itu diklaim hanya menggunakan daya listrik 1/8 dari daya listrik yang digunakan penambang ethash dari Bitmain. Mesin penambang itu diharapkan mampu menjalankan 1.400 juta hash per detik, jauh lebih powerfull (bertenaga) dibandingkan dengan salah satu AntMiner produksi Bitmain yang hanya mampu menjalakan 190 juta hash per detik.

Peningkatan hashpower itu berarti sebuah penambang Linzhi harusnya dapat menghasilkan sekitar US$ 20 per hari, jauh lebih besar dibandingkan dengan US$ 3 per hari yang dihasilkan penambang Bitmain. Akibatnya, perusahaan Linzhi berharap pelanggannya titik impas dari biaya penambang dalam waktu empat bulan setelah pembelian.

Linzhi tidak mengumumkan berapa biaya aktual setia penambang. Saat ini, perusahaan Linzhi itu masih bekerja mengembangkan produk. Pelanggan dapat mulai menerima penambang yang dipesannya mulai April 2019.

Meskipun banyak penambang individu dan anggota komunitas ethereum saat ini menentang ASIC, Chen mengatakan dalam presentasinya bahwa perangkat keras saja tidak menyebabkan sentralisasi. “Itu merupakan gaya bisnis,” kata Chen.

Sumber: coindesk.comĀ 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here