Dilansir dari Crypto Treat, pasar kripto tampaknya telah menemukan stabilitas harga saat ini, karena banyak altcoin dapat terus naik lebih tinggi, dengan Bitcoin semakin menguatkan pijakannya di bawah US$5.300. Perilaku harga pasar baru-baru ini telah secara luas dipandang sebagai bullish (penguatan) oleh analis dan pedagang, sehingga banyak yang percaya bahwa “musim dingin kripto” yang bertahan lama telah berakhir.

Meskipun ada gebrakan bullish di pasar, indikator teknis yang secara empiris akurat sekarang memancarkan sinyal bahwa mata uang kripto sangat overbought (dibeli dengan harga terlalu tinggi, red), yang bisa berarti bahwa retrace (harga bergerak naik kembali ke harga sebelumnya, red) sudah dekat.

Pada saat berita ini ditulis, kapitalisasi pasar mata uang kripto keseluruhan adalah $182,8 miliar, yang naik dari posisi terendah harian $179,4 miliar. Selama beberapa minggu terakhir, pasar telah melonjak nilainya, naik dari posisi terendah satu bulan, dari $130 miliar menjadi tertinggi $186 miliar. Lonjakan ini terjadi ketika Bitcoin memulai pendakian ke atas dari wilayah $3.000-an atas ke wilayah $5.000.

Banyak mata uang kripto telah mampu menghasilkan keuntungan besar selama pendakian pasar baru-baru ini, dengan Bitcoin Cash melonjak dari posisi terendah bulanan di bawah $130 ke tertinggi hampir $340. Litecoin juga telah membukukan beberapa kenaikan besar yang kembali ke masa-masa parabola, melonjak dari sekitar $55 ke tertinggi di bawah $100, sebelum akhirnya mencapai harga saat ini di bawah $90.

Kenaikan harga ini telah menghasilkan volume perdagangan yang signifikan, dengan volume pasar kripto 24-jam meroket dari sekitar $30 miliar pada awal Maret hingga tertinggi hampir $90 miliar pada awal April.

Meskipun kenaikan baru-baru ini telah memicu kepercayaan di antara banyak pedagang dan analis, GTI (Global Strength Indicator) saat ini menandakan bahwa pasar overbought. Penting juga untuk dicatat bahwa terakhir kali indikator pasar overbought terjadi pada awal Januari 2018 ketika pasar telah mencapai puncak kenaikannya.

Bloomberg, yang pertama kali melaporkan tentang GTI memasuki wilayah yang sangat berlebihan jual (oversold), mencatat bahwa indikator tersebut melacak Bloomberg Galaxy Crypto Index, yang sebagian besar terdiri dari Bitcoin, Ethereum, dan XRP. Analis Bloomberg Intelligence, Mike McGlone, saat berbicara tentang indikator teknis ini menjelaskan bahwa penurunan volume yang dihadapi pasar selama seminggu terakhir atau lebih mungkin menjadi bagian dari alasan bahwa reli kripto saat ini dapat berlalu dengan cepat.

Sumber: Crypto Treat

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here