Perusahaan pencarian raksasa Baidu asal China membuat tandingan Wikipedia yang diberi nama Baidu Baike. Baidu Baike saat ini sudah mengimplementasikan teknologi blockchain untuk mewujudkan transparansi dan kemampuan melacak revisi di web mereka.

Sampai saat ini Baidu belum secara resmi membuat pernyataan terkait integrasi ini. Namun di Baidu Baike sudah terlihat jelas bahwa setiap item yang direvisi atau diubah sekarang disimpan dalam blockchain dengan nilai hash khusus.

Menurut informasi dari situs CoinDesk, juru bicara Baidu melaporkan fitur ini mulai diaktifkan dari Senin kemarin (2018/05/28), bahkan untuk urusan hashing-nya sudah dimulai dari minggu lalu.

Baidu mengunakan teknologi blockchain khusus buatan sendiri. Implementasi blockchain ini bertujuan meningkatkan kredibilitas, agar kemudian menjadi seperti Wikipedia. Baidu Baike yang diluncurkan pada 2008 ini hanya berfokus kepada penguna internet bahasa China, berhubung situs Wikipedia telah diblok di seluruh negeri China.

Sampai bulan Febuari 2018 jumlah artikel Baidu Bakel mencapai 15,2 juta, dengan kontribusi pengguna 6,4 juta artikel.

Sumber CoinDesk

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here