Startup THAI Ookbee U dan Computerlogy telah secara resmi bergabung dengan rekan Korea Selatan bernama Yellow Digital Marketing Global (YDM) dan meluncurkan perusahaan patungan (joint venture) yang bertujuan untuk membentuk cryptocurrency dan membantu mendorong perkembangan ekonomi digital di Thailand. Ookbee U sendiri adalah perusahaan patungan (joint venture) antara Ookbee dan raksasa teknologi Cina Tencent, sedangkan YDM adalah anak perusahaan Yellow Mobile.

Dengan saling berkontribusi investasi masing-masing 40 persen oleh Ookbee U dan YDM, serta Computerlogy sebesar 20 persen dari investasi, maka terbentuklah sebuah perusahaan patungan (joint venture) yang diberi nama Six Network. Six Network ini menawarkan mata uang digital yang disebut SIX. Mata uang digital ini yang akan digunakan sebagai token utilitas untuk digunakan oleh para pengguna di sektor-sektor inovatif dan digital yang berkembang dari lanskap industri baru – tidak hanya di Thailand, tetapi di seluruh Asia dan, pada akhirnya, di seluruh dunia. “Ambisi perusahaan bagi SIX sebagai koin utilitas untuk industri kreatif digital global akan dimulai dengan Thailand dan negara-negara Asia lainnya, terutama Korea Selatan, dengan memanfaatkan kehadiran YDM. Ekspansi ke negara-negara lebih jauh akan mengikuti,” kata Vachara Aemavat sebagai Co-founder dan Co-CEO dari Six Network saat ditemui pada acara Blockchain Community Talk di Dattabot, Graha Tirtadi Ground Floor, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan pada tanggal 23 Mei 2018 lalu.

Selain itu, pembentukan aliansi ini bertujuan untuk menciptakan apa yang mereka sebut “ekosistem yang lebih transparan, adil, aman, dan efisien untuk semua pemangku kepentingan” di seluruh bagian ekonomi digital. Para mitra berharap agar SIX dapat menjadi “Internet of Digital Services”, yang menyediakan solusi terdesentralisasi untuk berbagai transaksi dalam ekonomi digital dan kreatif. Di bawah Six Network sendiri, ada lebih dari 40 startup digital dan kreatif di Korea Selatan, Thailand, dan negara-negara Asia Tenggara lainnya. Perusahaan ini menyatukan aliansi lebih dari satu juta pembuat konten, influencer media sosial, penulis komik, produser VDO dan lebih dari 10 juta pengguna aktif platform yang ditawarkan di bawah aliansi. “Di platform Ookbee U saja, kami memiliki 330.000 pekerja kreatif. Kami juga memiliki total enam juta pengguna yang berpartisipasi setiap hari di layanan kami. Selama 18 bulan terakhir, sekitar 550.000 orang menggunakan token Ookbee U. Kelompok-kelompok ini akan menjadi yang pertama mengadopsi token SIX,” tambah Vachara Aemavat.

Vachara Aemavat pun menambahkan bahwa dengan platform ini perusahaan menggunakan teknologi blockchain dan kontrak cerdas untuk menemukan kembali ekonomi digital dengan membangun infrastruktur dan ekosistem dengan tiga fitur utama: layanan keuangan, aset digital dompet, dan perdagangan dompet-ke-dompet. Untuk membangun semua itu, Vachara mengatakan Six Network meluncurkan Blockchain Startup Fund dengan investasi sebesar Bt500 juta. Dana tersebut akan diinvestasikan pada mitra, pengembangan bisnis, dan pengembangan masyarakat.

Kegiatan pre-sale untuk investasi dalam Six Network pun telah dimulai pada 3 April lalu, yang akan dilanjutkan dengan ICO publik setelah token pre-ICO terjual habis. Dan bulan ini adalah bulan terakhir kegiatan ICO publik yang berlangsung hingga 31 Mei. Untuk investasi minimumnya, perusahaan menetapkan 1.000 token SIX, tetapi kini perusahaan telah mengumpulkan sekitar satu miliar token SIX yang masing-masing bernilai 10 sen AS. Hal ini dilakukan bertujuan untuk mendapatkan mata uang dari ICO senilai US $ 43 juta. Untuk informasi lebih lanjut, dapat Anda peroleh melalui https://six.network/#introduction.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here