Harga berbagai cryptocurrency di seluruh papan perdagangan mendadak jatuh secara tiba-tiba pada Rabu (5/9/2018), yang kelihatannya tanpa alasan jelas.

Dilansir dari Business Insider, setelah harganya stabil di sekitar US$ 7.350 selama sebagian besar perdagangan pada jam pagi Asia dan Eropa, mata uang kripto bitcoin kehilangan lebih dari US$ 200 hanya dalam hitungan menit mulai dari sekitar pukul 5:50 pagi ET (Waktu Timur atau waktu lokal Amerika Serikat, red). Satu jam kemudian, bitcoin jatuh di bawah angka psikologis signifikan US$ 7.000.

Menjelang pukul 1:06 malam ET, kripto terbesar berdasarkan nilai pasar itu diperdagangkan pada US$ 6.894, atau turun 6,3% pada hari itu.

Bitcoin menjadi korban paling nyata dari kejatuhan tajam secara tiba-tiba, tetapi kripto utama lainnya termasuk ether, ripple, dan bitcoin cash jatuh lebih tajam. Berikut ini papan skor yang dilansir dari Business Insider:

  • Ether turun 15,4% menjadi US$ 241,30
  • XRP Ripple turun13,5% menjadi US$ 0,2857
  • Bitcoin cash turun 15,8% menjadi US$ 527,23
  • Litecoin turun 11,7% menjadi US$ 59,8

Meskipun penyebab jatuhnya semua kripto itu tidak jelas, teori yang dikemukakan Tanya Abrosimova dari FXStreet bahwa pengenalan proses pendaftaran untuk bursa bitcoin instan yang populer, ShapeShift, bisa jadi menakuti beberapa pengguna dan memicu setidaknya sebagian penurunan.

Semenjak terjadi aksi jual perdana, berbagai kripto terus turun setelah Business Insider melaporkan bahwa Goldman Sachs menunda rencana jangka pendek untuk peluncuran meja perdagangan bitcoin.

Aksi jual pada Rabu kemarin terjadi setelah beberapa hari ada penguatan yang tinggi harga bitcoin meskipun baru-baru ini ada berita penolakan SEC (Securities and Exchange Commission atau Komisi Sekuritas dan Bursa AS) terhadap ETF (Exchange-Traded Fund) berbasis bitcoin.

Sumber: amp.businessinsider.com

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here