Spekulasi besar “salah jalan” pada Bitcoin telah menyebabkan pedagang berjangka “tak dikenal” tidak mampu menutupi kerugian. Posisi panjang pedagang berjangka Bitcoin di bursa Hong Kong OKEx itu memiliki nilai absolut sekitar US$ 416 juta.

Hal itu dinyatakan pihak OKEx pada hari Jumat (3 Agustus) yang dilansir dari Bloomberg. OKEx bergerak melikuidasi posisinya pada hari Selasa (31 Juli), tetapi bursa tersebut tidak dapat menutupi penurunan perdagangan karena harga Bitcoin merosot. Karena OKEx memiliki kebijakan clawback dalam hal-hal seperti itu, maka akan memaksa pedagang berjangka dengan keuntungan yang belum direalisasi minggu ini mengorbankan sekitar 18 persen keuntungannya.

Meskipun clawback belum pernah terjadi sebelumnya di OKEx, ukuran kerusakan minggu ini telah menarik banyak perhatian di lingkungan kripto. Platform kripto itu telah dirusak oleh berbagai tindakan mulai dari pemadaman, peretasan, hingga manipulasi pasar selama beberapa tahun terakhir, ketika perubahan spektakuler Bitcoin dan sejenisnya menarik banyak pedagang baru dari seluruh dunia.

Clawback itu unik untuk pasar kripto dan mengekspos bursa yang menggunakannya untuk risiko reputasi ketika klien dipaksa menyerap kerugian,” kata Tiantian Kullander, mantan pedagang Morgan Stanley yang mendirikan perusahaan perdagangan kripto Amber AI Group. “Ini mekanisme yang aneh,” kata Kullander lebih lanjut.

“Semua orang membicarakannya,” kata Jake Smith, konsultan Bitcoin, yang berbasis di Tokyo, sehubungan dengan perdagangan OKEx.

Bursa OKEx, yang hanya mengidentifikasi pedagang bermasalah itu dengan nomor ID 2051247, menyatakan posisi perdagangan itu dimulai jam 2 pagi waktu Hong Kong pada 31 Juli.

“Tim manajemen risiko kami segera menghubungi klien dan beberapa kali meminta klien tersebut menutup sebagian posisi perdagangannya untuk mengurangi risiko pasar secara keseluruhan. Namun, klien tersebut menolak untuk bekerja sama, yang mengarahkan kami membekukan akunnya untuk mencegah peningkatan posisi lebih lanjut. Sayangnya, tak lama setelah tindakan pencegahan ini harga BTC jatuh, sehingga kami melikuidasi akunnya,” kata perwakilan manajemen OKEx.

Bursa OKEx menyatakan telah menyuntikkan 2.500 Bitcoin — senilai sekitar US$ 18 juta dengan harga saat ini — sebagai dana asuransi untuk membantu meminimalkan dampak pada klien.

Harga Bitcoin, cryptocurrency terbesar berdasarkan nilai pasar, turun 2,2 persen menjadi US$ 7,383.44 pada 4:56 siang waktu Hong Kong (Jumat, 3 Agustus), yang memperpanjang penurunan minggu ini menjadi 10 persen. Harga Bitcoin telah merosot 48 persen tahun ini.

Sumber:bloomberg.com

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here