Dilansir dari Hacked yang ditulis Ken Chigbo, harga pasangan ETH/USD masih tetap kuat dalam kendali pasar yang melemah (bear market). Namun, ada waktu untuk melakukan konsolidasi lebih lanjut. Hal tersebut terlihat setelah tren penurunan curam pada Ethereum, yang banyak terjadi sejak Juni tahun lalu. ETH/USD telah turun sekitar 68%. Sekarang kripto tersebut diperdagangkan turun di level terendah yang terlihat sejak Februari 2019.

Periode-periode konsolidasi seperti apa yang terlihat saat ini, pada beberapa kesempatan terbukti berbahaya. Pasar bear cenderung bermodal pada saat-saat seperti itu, karena struktur teknis bearish terbentuk. Hal ini dilihat sebagai panji atau pola bendera, yang menunjukkan tekanan turun lebih lanjut yang akan datang.

Menurut statistik terbaru, waktu blok (waktu yang dibutuhkan untuk menambang satu blok baru, red) Ethereum kini telah turun sekitar 25%. Hal itu terjadi setelah peluncuran hard fork Muir Glacier yang terjadi beberapa hari lalu. Waktu blok sekarang dilaporkan terjadi dari 17 detik hingga 12,69 detik.

Konsekuensi penting dari perubahan ini adalah bahwa pasokan Ethereum sangat mungkin tumbuh sekitar 25%. Efek dari pelambatan difficulty bom (bom kesulitan, yaitu istilah yang digunakan untuk menunjukkan meningkatnya tingkat kesulitan penambangan yang menghasilkan peningkatan jumlah waktu yang dibutuhkan untuk menambang blok baru di blockchain Ethereum, red) ini sudah cukup terlihat. Jumlah koin yang ditambang setelah diffculty bom melonjak dari 10.000 ETH menjadi 12.000 ETH, dengan para ahli memperkirakan akan berakhir di sekitar 13.500 ETH.

Biasanya pelambatan dianggap sebagai hal yang baik. Ini juga akan menempatkan tingkat inflasi sekitar 5% per tahun. Selain itu, banyak yang memperkirakan tingkat inflasi akan meningkat lebih jauh selama musim panas 2020 jika Hybrid PoS (Proof of Stake) akhirnya diluncurkan.

Mengingat pola bendera bearish yang dijelaskan sebelumnya, jangka pendek ETH/USD tetap menarik. Target sisi bawah terlihat pada $115, $100, dan kemudian $85.

Sumber: Hacked

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here