Dilansir dari Express yang mengutip CoinDesk, Bitcoin (BTC) mengalami perdagangan yang bermasalah, dengan harga aset terus jatuh selama 2018 dan mencapai titik terendah dalam setahun pada Jumat pagi (7/12/2018).

Analis Bloomberg, Mike McGlone, memberi perkiraan suram untuk BTC, yang harganya bisa menuju US$ 1.500. McGlone memberikan prediksi itu setelah melihat BTC sangat buruk di bulan November, yang merupakan bagian dari tahun berat pasar cryptocurrency.

BTC mulai menemukan stabilitas selama beberapa hari terakhir, tetapi penurunan volatilitas BTC tampaknya berumur pendek. Kripto terkemuka itu mencapai titik terendah di US$ 3.310 pada hari Jumat. Penurunan harga tiba-tiba itu berarti harga aset BTC telah jatuh ke level terendah sepanjang 2018.

Dalam laporan yang dirilis pada 5 Desember, McGlone menjelaskan bahwa bitcoin saat ini terjebak dalam momentum penurunan (bearish). Menurutnya, hard fork adalah pemicu utama, yang menunjukkan teknologi kripto ini masih sangat baru.

Laporan McGlone juga menyebutkan pemicu lain, yaitu penindakan komisi sekuritas dan bursa AS atau SEC baru-baru ini terhadap beberapa penawaran koin perdana atau ICO dan keraguan komisi itu untuk menyetujui bitcoin ETF (Exchange-Traded Fund).

Selama November 2018 harga bitcoin turun lebih dari 40 persen. Ini tercatat sebagai penurunan harga bulanan terbesar BTC dalam tujuh tahun terakhir.

Namun, adopsi aset kripto secara keseluruhan meningkat sejak didirikan satu dekade lalu, setelah individu – atau kelompok individu – dengan nama samaran Satoshi Nakamoto memposting makalah berjudul “Bitcoin: A Peer-to-peer Electronic Cash System” ke group yang disebut Cypherpunks.

Dalam analisis masa depan cryptocurrency, McGlone berkata, “Tren harga akan lebih rendah, volatilitas menurun, spekulasi berkurang, dan kelebihan koin stabil.”

Ahli kripto lain, Anthony Pompliano, sependapat dengan Mr McGlone tentang kemungkinan BTC menurun lebih lanjut. Tetapi co-founder dan CEO CoinCorner, Danny Scott, memiliki pandangan lebih positif terhadap aset digital, dengan menyatakan “industri kripto masih sangat muda.”

Scott mengatakan kepada Express.co.uk, “Jika kita melihat kembali sejarah pendek 10 tahun Bitcoin, ia telah mengalami banyak fluktuasi harga yang wajar mengingat bahwa industri ini masih sangat muda.”

Ada sejumlah pergerakan harga yang cukup besar selama bertahun-tahun yang biasanya tidak diperhatikan oleh siapa pun kecuali orang-orang di dalam industri. Sebagai contoh, pada tahun 2013 kita melihat harga turun 49,88 persen hanya dalam 14 hari. Penurunan itu lebih besar daripada yang kita alami selama dua minggu terakhir ini,” ungkap Scott.

Lebih lanjut dia berkata, “Dengan memperhatikan sejarah pergerakan harga bitcoin, kita dapat melihat dengan jelas bahwa pergerakan harga seperti yang baru terjadi pada bulan November ini bukan hal yang luar biasa untuk industri bitcoin.”

Sumber: express.co.uk 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here